MAKALAH
PROFESI DALAM BIDANG IT
KEMAJUAN IT DI INDONESIA
DAN PERBANDINGANYA DENGAN NEGARA LAIN
Wahyu
Adi Saputra
190511151
19-C1C-K1
Semester 5
PROGRAM STUDI S1 TEKNIK
INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
CIREBON
2021 H/1442 M
DAFTAR
ISI
B. Tujuan dan
Manfaat Penulisan
C. Peran dan
Hubungan IT dalam Profesionalisme
D. Ciri-ciri
Profesionalisme di bidang IT dan Kode Etik Profesionalis yang dimiliki seorang
IT
1. Ciri-ciri
Profesionalisme IT :
BAB I PENDAHULUAN
Indonesia
sdah memiliki banyak seseorang yang memiliki profesi, salah satu contohnya
profesi di bidang IT, tetapi beberapa orang tidak tahu sejauh mana perkembangan
profesi di bidang IT pada negara Indonesia kita ini.
B. Tujuan
dan Manfaat Penulisan
a) Untuk
mengetahui apa yang itu Profesi
b) Untuk
mengetahui profesi di bidang IT
c) Untuk
mengetahui perkembangan IT di Indonesia
d) Untuk
mengetahui perbandingan IT di Indonesia dengan Negara lain
a) Mengenal
apa yang dimaksut Profesi
b) Mengenal
profesi di bidang IT
c) Mengenal
bagaimana perkembangan IT di indoensia
d) Mengenal
bagaimana perbandingan IT di indoensia dengan Negara lain
Metodeologi
penulisan melalui pencarian informasi menggunakan akses internet melalui sumber
website, jurnal dan ebook.
BAB II
PEMBAHASAN
Secara
etimologi profesi dari kata profession yang berarti pekerjaan. Professional
artinya orang yang ahli atau tenaga ahli. Professionalism artinya sifat
professional. (John M. Echols & Hassan Shadily, 1990: 449).
Istilah
profesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang berkaitan
dengan bidang yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga
banyak orang yang bekerja tetap sesuai. Tetapi dengan keahlian saja yang
diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup disebut profesi. Tetapi
perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksanaan, dan
hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek.
Dalam
kedihupan sehari-hari kita tidak hanya mengenal istilah profesi untuk
bidang-bidang pekerjaan seperti kedokteran, guru, militer, pengacara, dan
semacamnya, tetapi meluas sampai mencakup pula bidang seperti manajer,
wartawan, pelukis, penyanyi, artis, sekretaris dan sebagainya. Menurut DE
George Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk
menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.
Profesi memiliki ciri-ciri atau sifat yaitu:
a) Adanya
pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat
pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
b) Adanya
kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku
profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
c) Mengabdi
pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan
kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
d) Ada
izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu
berkaitan dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa
keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk
menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
e) Kaum
profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi
Secara
umum, pekerjaan di bidang IT setidaknya terbagi dalam 4 kelompok sesuai
bidangnya. Kelompok pertama, adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat
lunak (software), baik mereka yang merancang sistem operasi, database maupun
sistem aplikasi. Pada llingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan
seperti misalnya:
a) Sistem
Analis
Merupakan orang yang bertugas
menganalisa sistem yang akan diimplementasikan mulai dari menganalisa sistem
yang ada, kelebihan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem
yang akan di kembangkan.
b) Programmer
Merupakan orang yang bertugas
mengimplementasikan rancangan sistem analis, yaitu membuat program (baik
aplikasi maupun sistem operasi) sesuai dengan sistem yang dianalisa
sebelumnya.
c) Web
Designer
Merupakan orang yang melakukan
kegiata perencanaan, termasuk studi kelayakan, analis dan desain terhadap suatu
pembuatan proyek.
d) Web
Programmer
Merupakan orang yang bertugas
mengimplementasikan rancagan web designer, yaitu membuat program berbasis web
sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.
e) Dan
lain-lain
Kelompok
kedua,adalah mereka yang bergelut di bidang perangkat keras (hardware). Pada
lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti:
a) Technical
engenieer
Sering juga disebut teknisi
yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenal pemeliharaan
maupun perbaikan perangkat sistem computer.
b) Networking
engineer
Orang yang berkecimpung dalam
bidang teknisi jaringan komputer dari maintenance sampai pada
troubleshooting-nya.
c) Dan
lain-lain
Kelompok
ketiga adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi.
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan sebagai berikut:
a) EDP
Operator
Adalah orang yang bertugas
mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data
processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.
b) Sistem
Administrator
Merupakan orang yang bertugas
melakukan administrasi terhadap sistem melakukan pemeliharaan sstem, memiliki
kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang
berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem.
c) Dan
lain-lain
Kelompok
keempat,adalah mereka yang berkecimpung di pengembangan bisnis IT. Pada bagian
ini, pekerjaan diidentifikasikan oleh pengelompokkan berbagi sektor di industri
IT.
C.
Peran dan Hubungan IT dalam
Profesionalisme
Seorang
profesionalisme yang mengerti tentang apa yang dia kuasai akan semakin
mempermudah pekerjaannya jika ditunjang dengan aspek teknologi, di pembahasan
peran IT dalam profesionalisme kerja ini kita akan mengklasifikasikan menjadi
dua pengertian yang berbeda tapi saling berhubungan satu dengan yang lainnya.
Teknologi
Informasi (IT) adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah
data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data
dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu
informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan
pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan, atau Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil
rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke
penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat, lebih luas
sebarannya, dan lebih lama penyimpanannya.
Informatika
yang semakin berkembang sebagai ilmu maupun sebagai cakupan dalam membantu
bidang lain, menyebabkan perkembangan kebutuhan akan spesialisasi yang akhirnya
melahirkan kebutuhan akan tenaga profesional untuk tingkat tertentu dalam
bidang Informatika.
Teknologi
Informatika telah memicu kecenderungan pergeseran bukan hanya dari
profesionalisme kerja melainkan dalam dunia pendidikan, dari pendidikan tatap
muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka.
Pengertian
profesionalisme dan Kerja apabila keduanya digabungkan menjadi satu
kesatuan, yaitu Seorang profesionalisme akan sangat efisien dalam
pekerjaanya jika memiliki keahlian kerja, arti keahlian kerja adalah kemampuan
kita dalam menyelesaikan pekerjaan yang kita tangani, kata kunci disini adalah
menyelesaikan. Menyelesaikan berarti pekerjaan yang kita selesaikan itu sudah
membuahkan solusi bagi orang lain yang membutuhkan kemampuan kita,
jujur perlu kita ketahui, bahwa orang lain membayar kita karena solusi yang
sanggup kita berikan kepada mereka.
Seorang
profesionalisme dijaman sekarang diharuskan mengerti tentang perkembangan
teknologi masa kini, teknologi yang sangat cepat kemajuannya mendorong seorang
profesional untuk mengambil pendidikan khusus tentang Teknologi informatika
yang mumpuni untuk menunjang kemajuan karirnya, seorang profesional mengerti
betul kemudahan yang diberikan ketika kemampuannya dipadukan dengan kemampuan
akan teknologi informatika, profesional yang sadar tentang kebutuhan ini akan
mengambil langkah-langkah dalam meningkatkan skil informatikanya, baik dengan
kursus disebuah lembaga atau dengan kuliah lanjutan.
D.
Ciri-ciri Profesionalisme di
bidang IT dan Kode Etik Profesionalis yang dimiliki seorang IT
Profesionalisme
adalah kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar
dan juga komitmen dari para anggota dari sebuah profesi untuk meningkatkan
kemampuan dari seorang karyawan. Profesional sendiri mempunyai arti seorang
yang terampil, handal dan sangat bertanggung jawab dalam menjalankan tugas
(Profesinya).
1. Ciri-ciri
Profesionalisme IT :
Adapun
ciri-ciri Profesionalisme di bidang IT adalah sebagai berikut:
a) Memiliki
kemampuan / keterampilan dalam menggunakan peralatan yang berhubungan dengan
bidang pekerjaan IT.Seorang IT harus mengetahui dan mempraktekkan pengetahuan
ITnya ke dalam pekerjaannya.
b) Memiliki
ilmu dan pengalaman dalam menganalisa suatu software atau Program.
c) Bekerja
di bawah disiplin kerja
d) Mampu
melakukan pendekatan disipliner
e) Mampu
bekerja sama
f) Cepat
tanggap terhadap masalah client.
Setiap
bidang profesi memiliki aturan-aturan / hukum-hukum yang mengatur bagaimana
seorang profesional dalam berfikir dan bertindak. Seseorang yang melakukan
kesalahan kode etik dinyatakan melakukan malpratek dan bisa mendapatkan sanksi
sesuai dengan peraturan yang diberikan. sanksi yang didapat bisa berupa
teguran, sebutan tidak profesionalisme, dipecat, bahkan mendapatkan hukum
pidana.
Kode
Etik di bidang IT juga diperlukan untuk mengatur bagaimana para IT profesional
ini melakukan kegiatannya. Kode etik yang harus dimiliki oleh seorang
IT yaitu seorang IT harus bertanggung jawab terhadap hardware dan software
di dalam lingkup kerjanya. Yang dimaksud hardware adalah barang-barang IT yang
bisa disentuh, seperti monitor, printer, scanner,dll. Yang dimaksud software
adalah produk IT yang bisa dilihat tapi tidak bisa disentuh, seperti aplikasi,
software, data dan sebagainya.
Peranannya
yang sangat besar dan mendasar dalam perusahaan menuntut orang IT untuk
mempertanggung jawabkan perbuatannya secara profesi. Orang IT akan
berperan penting dalam pengolahan data, penggunaan teknologi, dan peningkatan
terus-menerus akan bisnis proses suatu perusahaan agar perusahaan mempunyai
daya saing tinggi. Bisnis proses adalah suatu rangkaian proses dalam perusahaan
yang melibatkan berbagai input untuk menghasilkan output yang berkualitas
secara berkualitas, sehingga perusahaan dapat menghasilkan laba. Karena
demikian pentingya suatu bisnis proses dalam suatu perusahaan, maka sudah
dipastikan bisnis proses suatu perusahaan tidak boleh bocor ke perusahaan
pesaing.
Orang
IT sebagai orang yang paling tahu akan bisnis proses perusahaan mempunyai kode
etik yang mendasar untuk menjaga kerahasiaannya. Perusahaan sendiri
mengantisipasi hal ini dengan adanya kontrak kerahasiaan yang wajib
ditandatangani oleh orang IT.
Sangat
diutamakan bahwa seorang IT harus mempunyai etika yang membangun. Misalnya
membentuk suatu wadah untuk menampung IT yang lain sehingga dapat saling
memberikan informasi yang tujuannya bisa memaksimalkan kemampuannya.
BAB III
PENUTUP
Dari
pembahasan di atas dapat di ambil kesimpulan:
1. Profesi
adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan
nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.
2. Pekerjaan
merupakan kegiatan untuk menghasilkan uang tanpa harus mengandalakan suatu
keahlian, dan kata Pekerja adalah orang yang melakukan pekerjaan tersebut.
3. Profesional
adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari
pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi.
4. Penting
peran teknologi dalam profesionalisem dikarnakan teknologi yang sangat cepat
kemajuannya telah mendorong kemajuan dalam hal pekerjaan maupun
pendidikan yang di mana seorang professional di haruskan mengerti tentang
perkembangan teknologi masa kini.
5. Setiap
bidang profesi memiliki aturan dan hukum, Kode Etik di bidang
IT adalah aturan untuk mengatur bagaimana para profesional di
bidang IT melakukan kegiatannya.
DAFTAR PUSTAKA
B.
Ajar, “ETIKA PROFESI”, 2009.
Wuwinardi,
“Profesionalisme dalam bekerja”, 2017.
http://goodteambsi.wordpress.com/2009/11/03/peranan-it-dalam-profesionalisme-kerja/
http://wiwikyulihaningsih.wordpress.com/2011/04/13/konsep-dasar-profesionalisme/
Download Makalah :



Tidak ada komentar:
Posting Komentar